20.2.12

14 feb-20 feb: Antara Banten dan Krakatau

Kali ini adalah cerita saya tentang liputan pertama saya sebagai seorang reporter di daai tv untuk program sahabat alam... Lokasi untuk liputan pertama saya adalah hutan konservasi Carita dan jejak-jejak letusan gunung krakatau. Ya sebagai reporter baru saya hanya dikasi izin untuk liputan di sekitar pulau jawa saja.............

Berangkat tanggal 14 februari 2012 saat hari Valentine. Tsailah. Tempat pertama yang saya datangi adalah mercusuar anyer. Mercusuar setinggi 65 meter dengan 17 lantai ini adalah mercusuar yang kedua setelah mercusuar pertama atau yang biasa disebut mercusuar bata itu hancur terkena gelombang tsunami dari letusan gunung krakatau pada tahun 1883. Mercusuar yang pertama ini dibangun pada tahun 1806 diatas pemerintahan Daendels saat membuat jalan anyer panarukan.



(Prasasti Anyer-Panarukan yang berada ditengah mercusuar yang pertama)


(Mercusuar anyer yang kedua, dibangun pada tahun 1885 saat pemerintahan kolonial belanda dibawah pimpinan Z.M Willem III)

Letak dari mercusuar anyer yang berdekatan dengan pnati membuat saya mencoba hal baru: Bermain dengan teripang hahahaha. Ternyata lucu ya teripang itu. Bulat lonjong kalo dipegang bisa mengeras dan mengeluarkan cairan. WEW. HAHAHAHA.eh.


(Teripang atau timun laut merupakan salah satu komponen penting dalam rantai makanan di terumbu karang)



Tempat kedua yang saya datangi adalah Taman Wisata Alam Carita. TWA yang dominan ditumbuhi pohon meranti ini dulunya merupakan hutan lindung. Dan didalam TWA ini ada sebuah curug yang dinamakan curug gendang. Menurut saya, curug-nya bagus hahaha. Konon katanya, dibalik air terjunan dari curug ini terdapat goa.
perjalanan sejauh 3,5 km dari pintu kawasan TWA ini terasa agak melelahkan ya. apalagi buat saya yang memang tidak ada background pecinta alam, jarang-jarang bisa tracking begini. ohok. ya nafas sedikit megap-megap......tapi saya tidak patah semangat sahabat! wes elah! ditengah jalan saya ketemu sama kera, sama tupai dan sama lutung....saya dilemparin buah kecapi ya itu artinya mereka ga suka kita deket2 mereka, makanya mereka ngelemparin kita pake kecapi....bah.

Setelah dua hari berada di TWA Carita, perjalanan kembali dilanjutkan dan kali ini saya masih melanjutkan mencari jejak dari letusan gunung krakatau. wes. Ya akhirnya kami bergerak ke arah Banten Lama. Di Banten Lama saya mendatangi Benteng Speelwijk, Masjid Pacinan dan Vihara Avalokitesvara. Di ketiga tempat ini ternyata memiliki pengalaman dan menjadi saksi dari dasyatnya letusan gunung krakatau saat itu. Menara masjid pacinan pun saat ini terlihat berdiri miring, menurut narasumber, kemiringan ini disebabkan dari guncangan letusan krakatau yang sangat hebat. Beda cerita lagi untuk Vihara Avalokitesvara, vihara ini menjadi tempat berlindung bagi masyarakat sekitar saat itu, dan ajaibnya, masyarakat yang berlindung didalam vihara tersebut selamat karena air dan lava tidak menembus kedalam vihara sedikitpun.



(lilin-lilin tempat sembahyang pada Vihara Avalokitesvara)


(Pemakaman orang-orang eropa yang ada di Benteng Speelwijk atau dikenal dengan Kherkoof)

panas apa engga? YA TENTU SANGAT PANAS SEKALI SODARA SODARA!!
kulit hitam.....
terbakar....
kulit terasa perih.....
dan yang paling parah, muka belang.....
gimana belangnya? jidat dan hidung hitam, tapi pipi masih aga cokelat-cokelat.
apalah artinya perawatan selama dua tahun T.T

tapi ya tak apa....
tunggu postingan liputan selanjutnya ya!
dan jangan lupa, episode ini akan tayang tanggal 24 dan 31 Maret 2012!

((: